Sunday, July 12, 2015

Dosen Yang Kukagumi


Siapakah orang yang hidup di muka bumi ini yang tidak mengetahui olahraga satu ini, sebuah permainan olahraga yang memerlukan sebuah skill, bakat, usaha dan semangat untuk dapat menguasai permainan ini, SEPAK BOLA merupakan sebuah olahraga yang universal, olahraga untuk semua bangsa, ras, agama, semua umur, dan tidak peduli apakah yang memainkannya itu wanita maupun pria.
24 September 2013 (Pertemuan Pertama Mata Kuliah SepakBola)
Pagi itu matahari menyapa dengan sinarnya yang cerah, Dosen sepak bola mengawali perkuliahan dengan memperkenalkan dirinya, namun aku tak memperhatikan celotehannya, karena dosen tersebut sudah kukenal sejak semester 1. Sejak tadi aku memperhatikan seseorang yang berada di samping Dosen tersebut. Setelah Sang Dosen memperkenalkan dirinya, kemudian ia mempersilahkan asistennya “Perkenalkan dik nama saya Andi Anshari panggil saja Ari” sekian perkenalannya. Ohh ternyata sosok yang membuatku penasaran dari tadi itu beliau adalah asisten yang akan mengajar kami Mata Kuliah Sepak Bola semester ini.
Setelah memperkenalkan dirinya, Asdos (Asisten Dosen) tersebut sebut saja Kak Andi Arhi memberikan aturan-aturan yang harus kami ikuti selama perkuliahan berlangsung, setelah itu mempersilahkan kami untuk berdoa seraya menutup perkuliahan pagi itu.
“Baiklah untuk hari ini cukup yah adik-adik, minggu depan materi pertama yah” ujarnya.
Seminggu kemudian tepat hari selasa adalah pertemuan kedua Mata Kuliah Sepak Bola dimana kami turun ke lapangan untuk menerima materi. Kak Andi Arhi memerintahkan kami untuk berdoa dan stretching (pemanasan) sebelum menerima materi. Seusai pemanasan, hari ini beliau memberikan materi passing dan stopping menggunakan kaki bagian dalam dan bagian luar, materi itu diulang-ulang hingga jam pelajaran selesai, kemudian perkuliahan diakhiri dengan absen dan berdoa.
15 Oktober 2013 (Disaat asmaku kumat)
Pertemuan berikutnya rutinitas yang wajib dilakukan setiap hari sebelum menerima materi yakni berdoa dan stretching, materi pertemuan kali ini menggiring bola menggunakan kaki bagian dalam dan bagian luar. Hari ini kondisi fisikku sedang kurang fit, 2 hari yang lalu aku dirawat di rumah sakit. Namun kupaksakan untuk mengikuti perkuliahan hari ini. Hal yang saya takutkan pun terjadi seusai stretching, asmaku kumat. Aku memberanikan diri meminta izin untuk istirahat, namun ternyata beliau membentakku dengan nada yang agak tinggi “alasan” katanya, ia tidak mengizinkaku meninggalkan lapangan. Yahh seketika saya jengkel saat itu, namun aku tetap berusaha untuk “positive thinking”, ternyata ia tak percaya aku sakit karena aku senyum padanya saat meminta izin. Karena aku kaget mendengarnya membentakku, hasilnya dadaku sakit dan seketika nafasku sesak, kuberanikan diri meninggalkan lapangan untuk beristirahat tanpa minta izin lagi, untung saja hari ini tak ku lupa bawa inhaler.
Seminggu kemudian, pertemuan kali ini kami menerima materi juggling, materi yang lumayan rumit, namun tetap kunikmati. Hari ini entah apa yang terjadi bahagia bercampur kaget mungkin, beliau menghampiriku dan meminta arlojiku, aku lupa menyimpannya sebelum kuliah tadi, namun aku harus siap dihukum karena melanggar. Ternyata beliau tidak menghukumku, ia hanya meminta dan menyimpannya, “Alhamdulillah Ya Allah” ujarku dalam hati..
Perkuliahan pun selesai, ia memanggilku untuk mengambil arlojiku tadi, “yaa ampun cakepnya ini Kakak, gak nyangka aku bisa menatapnya jarak dekat seperti itu” celotehku dalam hati.
“Makasih kak” kataku (senyum)
“iya sama-sama, minggu depan ‘ingat’ jangan pakai arloji” katanya (membalas senyumku)
Pertemuan kali ini kami menerima materi heading dan diperintahkan mengulangi semua materi yang telah kami terima dari awal perkuliahan. Seusai perkuliahan beliau menjanjikan agar minggu depan kita mid.
3 Desember 2013 (Hari yang dijanjikan MID)
Di pagi yang mendung ini kulihat beliau dari kejauhan, ia berjalan tepat di hadapanku. Kuberanikan diri menghampirinya
“kak bagaimana dengan prosedur mid hari ini?” tanyaku pelan,
“hanya yang memiliki literatur (buku) yang bisa mengikuti mid!” jawabnya tegas
“wahh kak masih banyak loh teman-teman yang belum lunas bayar bukunya” tanyaku
“maka dari itu, saya berikan kesempatan hingga minggu depan. Prosedurnya ‘hanya yang memiliki buku yang bisa ikut MID’ silahkan tagih mereka berikan batas waktu hingga minggu depan, ok?” jawabnya
“baik kak, kemudian materi apa untuk hari ini?” lagi-lagi aku bertanya
“biarkan teman laki-lakimu main bola dek, yang perempuan naik ke tribun saja” ia menjawab sambil berjalan menuju tribun.
Kemudian aku menyampaikan kepada Ketua bahwa “hari ini teman laki-laki silahkan main bola, harus ada yang jadi wasit dan asisten wasit.”
Setelah menyampaikan informasi tadi, aku pun menyusul naik ketribun. Setibaku di atas, dia memanggilku duduk tepat di sampingnya
“wahh duduk di sampingnya Kak Andi Arhi, asyikk” ujarku.
Tidak kusangka ia menanyaiku tentang seorang temannya yang sudah kuanggap Kakakku sejak aku masih semester 1 itu, Kakakku adalah seorang asisten dosen sama dengan Kak Andi Arhi, mereka menempuh pendidikan Pascasarjana namanya Muhammad Imran beliau sering kupanggil Kakak Imran.
“pernah ada hubungan spesial dengan itukah?” ia bertanya sambil menunjuk sosok seseorang yang agak jauh disana (Kakak Imran).
“ah tidak kak, Kakak Imran itu Kakakku sejak masih maba (mahasiswa baru).” Jawabku senyum.
Namun nampaknya dia tidak percaya dengan jawabanku.
“ehh kalian tau tidak, apakah amel pernah ada hubungan dengan Imran?” tanyanya pada kedua teman perempuanku yang duduk satu bangku di atasku.
“gak tau kak, kami kan gak kepo. Itu kan urusan pribadi Amel. Lagian yang kami tau mereka memang bersaudara sejak semester 1” Jawab salah seorang temanku (sambil tertawa).
Setelah itu dia kelihatan diam dan tidak lama kemudian dia meninggalkan tribun. Mungkin ia skak mat, hehehe.
11 Desember 2013 (Hari Gradulation gelar Magister)
Hari ini kubaca profil bbm temanku yang tertulis “Congrat Kanda Andi Anshari Bausad” dengan semangat aku mengirim chat ke temanku.
“Ass.. sist punya pin Kak Andi Arhi kah? bagi donk :D” chatku terkirim.
“iya sist ada, nih 75AF…” balasnya singkat
“makasih yah J Wassalam.. ” jawabku seraya menutup chat.
Dengan semangat aku invite pinnya awalnya sihh ‘sedih’, fikirku Kak Andi Arhi tidak menerima inviteku. Ternyata setengah jam kemudian kubaca recent updatesku “Andi Anshari Bausad is a new contact” suasana hatiku tiba-tiba senang kegirangan melihat inviteku diterima olehnya. Bahkan teman-teman yang bersamaku saat itu heran,
“ada apa kok loncat-loncat kegirangan mel” tanya temanku
“gak papa kok, lagi senang aja” jawabku singkat
Aku menyapanya dengan mulai mengirimkan chat
“congratulation kanda for gelar magisternya, sukses selalu” chatku terkirim
“amin, makasih dek” jawabnya
“huh singkat banget” gerutuku.
Sejak hari itu, setiap kupegang handphone tak lupa ku baca profilnya, dia pasang foto apa hari ini, statusnya apa.
Kagumku bukan dari gagahnya dia, tapi caranya bertutur kata, sopan dan ramah kepada mahasiswa.
Walaupun awal perkuliahan saya pernah shock, karena dialah dosen pertama yang tidak memberiku waktu istirahat disaat asmaku kumat.
Kupanjatkan doa di setiap shalatku, semoga beliau yang sudah menarik perhatikanku, bisa menjadi sosok KAKAK yang menjaga dan sayang padaku sebagai adiknya.
Amin..
Thank’s for Dosen Bolaku: Kak Andi Anshari Bausad (udah mau jadi inspirasiku)
Cerpen Karangan: Andi Mely Hairuddin
Facebook: Andii MeLyy
FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

No comments:

Post a Comment

Enter your email address

Jika Sobat menyukai artikel Blog ini, masukan alamat email Sobat untuk mendapatkan posting terbaru dari saya langsung ke email sobat.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Penghasilan Saya Rp 28 Juta/bulan, Modal 105.000, Gabung Sekarang juga!
Mau Sukses Bisnis Online di Internet? Harus tau caranya. Segera gabung disini...

Please Bantu Saya, Like This !!!

×

Powered By Blogger Widget and Get This Widget