Thursday, July 31, 2014

Cara install PES (Pro Evolution Soccer) 2014

Cara install PES (Pro Evolution Soccer) 2014 - Salam jumpa semuanya, pada tutorial ini kita akan membahas langkah-langkah install PES 2014 di Laptop atau PC. Sebelum instalasi dibutuhkan spesifikasi minimal laptop atau PC sebagai berikut.
Operating System: Win Xp 32, Vista, Windows 7
Graphic Card: GeForce 510, Radeon HD 5450 512MB
CPU: Pentium D 820 2.8GHz, Athlon LE-1640
RAM: 1 GB
HDD: 10 GB
DirectX: 9.0c
Recommended system requirements
Operating System: Win Xp 32, Vista, Windows 7, Windows 8
Graphic Card: GeForce GT 440, Radeon HD 5550 1024MB
CPU: Core 2 Duo E7400 2.80GHz, Athlon II X2 255
RAM: 4 GB
HDD: 10 GB
DirectX: 9.0c
Langkah-langkah instalasi PES 2014:
  1. Download file Master PES 2014. Bila masih dalam format ISO, buka dengan mount ISO file.
  2. Buka folder PES 2014 yang sudah di mount tadi. Klik 2X Autorun, kemudian klik Install.
  3. Klik Next, pilih I accept the term in the licence agreement klik Next, masukkan Serial Number ini HNY6-JD2U-3CXK-4UC6-FUC2 klik Next, Next lagi dan Install. Tunggu hingga selesai klik Finish. Jika sudah selesai jangan dulu dimainkan, klik Exit.
  4. Buka lagi folder PES 2014 tadi, cari folder Crack dan buka, kemudian Copy semua isi filenya.
  5. Buka C:/Program File/Konami/PES 2014 kemudian Paste, bila ada konfirmasi penggantian file pilih Copy and Replace atau pilih Overwrite jika anda menggunakan Tera Copy
  6. Masih di C:/Program File/Konami/PES 2014, klik 2X Settings. Sesuaikan pengaturan, pilih full screen ubah resolusi terbesar. Pada tab Controller pilih DirectInput kemudian klik OK.
  7. Silahkan Jalankan game PES 2014, selamat bermain.

Panduan Menginstall windows 7

Panduan Menginstall windows 7 dengan Gambar Lengkap - Kali ini Lapkom akan sharing tentang bagaimana sih cara menginstall windows 7 ? kemarin saya telah posting tentang cara memperbaiki flashdisk yang error dan untuk kali ini saya akan pandu anda untuk menginstall windows 7 di laptop atau komputer anda.

Bagi anda yang belum pernah menginstall windows 7 kli ini Lapkom akan beri panduannya dengan lengkap, panduan menginstall ini menggunakan DVD atau bisa juga menggunakan flahdisk baik itu yang versi 32 maupun 64 bit sama saja. nah langsung saja kita lihat panduan install windows 7 lengkap berikut :


Baca Artikel tentang >> Cara Install Windows Menggunakan Flashdisk .

1. Silahkan masukkan DVD windows 7 yang anda miliki, dan jangan lupa untuk booting ke media yang kita pilih, dan silahkan unggu loading selsesai.

Panduan Menginstall windows 7

2. Setelah starting windows selesai akan keluar gambar seperti di bawah dan pilih format bahasa, waktu, mata uang dan format keyboard. setelah itu klik next.

Panduan Menginstall windows 7

3.Silahkan klik Install now.

4.Silahkan baca lisensi produknya, jika ingin cepat langsung centang "I accept the license terms" lalu klik Next.

Panduan Menginstall windows 7

5.Ada 2 pilihan untuk upgrade atau costom. Jika upgrade untuk memperbarui window 7 anda sebelumnya. Pilih costom jika belum terinstall windows 7 di PC atau laptop anda.

Panduan Menginstall windows 7

6.silahkan pilih di partisi mana anda akan install windows? saya menyarankan untuk membagi partisinya untuk klik "Drive opions(advence)" dan pilih di partisi mana yang ingin di install lalu next.

Menginstall windows 7 dengan Gambar Lengkap

7.Tunggu beberapa menit untuk proses penyalinan data di lakukan sampai selesai.

Menginstall windows 7 dengan Gambar Lengkap

8.Nah setelah proses berakhir komputer akan meminta restart, silahkan masuk ke bios dan ubah proses dari DVD ke Hardisk/partisi yang telah di copykan windows.

9. Masukkan nama pengguna/nama yang anda inginkan lalu next.

10. Masukkan password jika perlu, jika tidak langsung klik next.

Menginstall windows 7



11. Pada saat seperti gambar di bawah anda bisa langsung klik next. tapi windows hanya berjalan selama 30 hari saja. jika ingin full silahkan masukkan kunci produknya.
Menginstall windows 7

12. Pilih ask me later agar windows anda tidak meminta untuk selalu update.
Menginstall windows 7

13. Pilihlah zona waktu, zona waktu indonesia adalah +7, dan kemudian next.

14. Jika anda terhubung ke jaringan apapun, ia akan meminta Anda untuk menetapkan lokasi jaringan.
Menginstall windows 7
Menginstall windows 7


Nah proses penginstalan telah berjalan dengan baik, mudah bukan? silahkan mencoba dan jika belum faham silahkan comentar di bawah, tim lapkom akan berusaha untuk memberi solusinya. nah itulah sedikit panduan yang bisa saya jelaskan semoga anda berhasil tanpa gangguan sedikitpun. terimakasih atas kunjungan anda.

Dosen Yang Kukagumi

Siapakah orang yang hidup di muka bumi ini yang tidak mengetahui olahraga satu ini, sebuah permainan olahraga yang memerlukan sebuah skill, bakat, usaha dan semangat untuk dapat menguasai permainan ini, SEPAK BOLA merupakan sebuah olahraga yang universal, olahraga untuk semua bangsa, ras, agama, semua umur, dan tidak peduli apakah yang memainkannya itu wanita maupun pria.
24 September 2013 (Pertemuan Pertama Mata Kuliah SepakBola)
Pagi itu matahari menyapa dengan sinarnya yang cerah, Dosen sepak bola mengawali perkuliahan dengan memperkenalkan dirinya, namun aku tak memperhatikan celotehannya, karena dosen tersebut sudah kukenal sejak semester 1. Sejak tadi aku memperhatikan seseorang yang berada di samping Dosen tersebut. Setelah Sang Dosen memperkenalkan dirinya, kemudian ia mempersilahkan asistennya “Perkenalkan dik nama saya Andi Anshari panggil saja Ari” sekian perkenalannya. Ohh ternyata sosok yang membuatku penasaran dari tadi itu beliau adalah asisten yang akan mengajar kami Mata Kuliah Sepak Bola semester ini.
Setelah memperkenalkan dirinya, Asdos (Asisten Dosen) tersebut sebut saja Kak Andi Arhi memberikan aturan-aturan yang harus kami ikuti selama perkuliahan berlangsung, setelah itu mempersilahkan kami untuk berdoa seraya menutup perkuliahan pagi itu.
“Baiklah untuk hari ini cukup yah adik-adik, minggu depan materi pertama yah” ujarnya.
Seminggu kemudian tepat hari selasa adalah pertemuan kedua Mata Kuliah Sepak Bola dimana kami turun ke lapangan untuk menerima materi. Kak Andi Arhi memerintahkan kami untuk berdoa dan stretching (pemanasan) sebelum menerima materi. Seusai pemanasan, hari ini beliau memberikan materi passing dan stopping menggunakan kaki bagian dalam dan bagian luar, materi itu diulang-ulang hingga jam pelajaran selesai, kemudian perkuliahan diakhiri dengan absen dan berdoa.
15 Oktober 2013 (Disaat asmaku kumat)
Pertemuan berikutnya rutinitas yang wajib dilakukan setiap hari sebelum menerima materi yakni berdoa dan stretching, materi pertemuan kali ini menggiring bola menggunakan kaki bagian dalam dan bagian luar. Hari ini kondisi fisikku sedang kurang fit, 2 hari yang lalu aku dirawat di rumah sakit. Namun kupaksakan untuk mengikuti perkuliahan hari ini. Hal yang saya takutkan pun terjadi seusai stretching, asmaku kumat. Aku memberanikan diri meminta izin untuk istirahat, namun ternyata beliau membentakku dengan nada yang agak tinggi “alasan” katanya, ia tidak mengizinkaku meninggalkan lapangan. Yahh seketika saya jengkel saat itu, namun aku tetap berusaha untuk “positive thinking”, ternyata ia tak percaya aku sakit karena aku senyum padanya saat meminta izin. Karena aku kaget mendengarnya membentakku, hasilnya dadaku sakit dan seketika nafasku sesak, kuberanikan diri meninggalkan lapangan untuk beristirahat tanpa minta izin lagi, untung saja hari ini tak ku lupa bawa inhaler.
Seminggu kemudian, pertemuan kali ini kami menerima materi juggling, materi yang lumayan rumit, namun tetap kunikmati. Hari ini entah apa yang terjadi bahagia bercampur kaget mungkin, beliau menghampiriku dan meminta arlojiku, aku lupa menyimpannya sebelum kuliah tadi, namun aku harus siap dihukum karena melanggar. Ternyata beliau tidak menghukumku, ia hanya meminta dan menyimpannya, “Alhamdulillah Ya Allah” ujarku dalam hati..
Perkuliahan pun selesai, ia memanggilku untuk mengambil arlojiku tadi, “yaa ampun cakepnya ini Kakak, gak nyangka aku bisa menatapnya jarak dekat seperti itu” celotehku dalam hati.
“Makasih kak” kataku (senyum)
“iya sama-sama, minggu depan ‘ingat’ jangan pakai arloji” katanya (membalas senyumku)
Pertemuan kali ini kami menerima materi heading dan diperintahkan mengulangi semua materi yang telah kami terima dari awal perkuliahan. Seusai perkuliahan beliau menjanjikan agar minggu depan kita mid.
3 Desember 2013 (Hari yang dijanjikan MID)
Di pagi yang mendung ini kulihat beliau dari kejauhan, ia berjalan tepat di hadapanku. Kuberanikan diri menghampirinya
“kak bagaimana dengan prosedur mid hari ini?” tanyaku pelan,
“hanya yang memiliki literatur (buku) yang bisa mengikuti mid!” jawabnya tegas
“wahh kak masih banyak loh teman-teman yang belum lunas bayar bukunya” tanyaku
“maka dari itu, saya berikan kesempatan hingga minggu depan. Prosedurnya ‘hanya yang memiliki buku yang bisa ikut MID’ silahkan tagih mereka berikan batas waktu hingga minggu depan, ok?” jawabnya
“baik kak, kemudian materi apa untuk hari ini?” lagi-lagi aku bertanya
“biarkan teman laki-lakimu main bola dek, yang perempuan naik ke tribun saja” ia menjawab sambil berjalan menuju tribun.
Kemudian aku menyampaikan kepada Ketua bahwa “hari ini teman laki-laki silahkan main bola, harus ada yang jadi wasit dan asisten wasit.”
Setelah menyampaikan informasi tadi, aku pun menyusul naik ketribun. Setibaku di atas, dia memanggilku duduk tepat di sampingnya
“wahh duduk di sampingnya Kak Andi Arhi, asyikk” ujarku.
Tidak kusangka ia menanyaiku tentang seorang temannya yang sudah kuanggap Kakakku sejak aku masih semester 1 itu, Kakakku adalah seorang asisten dosen sama dengan Kak Andi Arhi, mereka menempuh pendidikan Pascasarjana namanya Muhammad Imran beliau sering kupanggil Kakak Imran.
“pernah ada hubungan spesial dengan itukah?” ia bertanya sambil menunjuk sosok seseorang yang agak jauh disana (Kakak Imran).
“ah tidak kak, Kakak Imran itu Kakakku sejak masih maba (mahasiswa baru).” Jawabku senyum.
Namun nampaknya dia tidak percaya dengan jawabanku.
“ehh kalian tau tidak, apakah amel pernah ada hubungan dengan Imran?” tanyanya pada kedua teman perempuanku yang duduk satu bangku di atasku.
“gak tau kak, kami kan gak kepo. Itu kan urusan pribadi Amel. Lagian yang kami tau mereka memang bersaudara sejak semester 1” Jawab salah seorang temanku (sambil tertawa).
Setelah itu dia kelihatan diam dan tidak lama kemudian dia meninggalkan tribun. Mungkin ia skak mat, hehehe.
11 Desember 2013 (Hari Gradulation gelar Magister)
Hari ini kubaca profil bbm temanku yang tertulis “Congrat Kanda Andi Anshari Bausad” dengan semangat aku mengirim chat ke temanku.
“Ass.. sist punya pin Kak Andi Arhi kah? bagi donk :D” chatku terkirim.
“iya sist ada, nih 75AF…” balasnya singkat
“makasih yah J Wassalam.. ” jawabku seraya menutup chat.
Dengan semangat aku invite pinnya awalnya sihh ‘sedih’, fikirku Kak Andi Arhi tidak menerima inviteku. Ternyata setengah jam kemudian kubaca recent updatesku “Andi Anshari Bausad is a new contact” suasana hatiku tiba-tiba senang kegirangan melihat inviteku diterima olehnya. Bahkan teman-teman yang bersamaku saat itu heran,
“ada apa kok loncat-loncat kegirangan mel” tanya temanku
“gak papa kok, lagi senang aja” jawabku singkat
Aku menyapanya dengan mulai mengirimkan chat
“congratulation kanda for gelar magisternya, sukses selalu” chatku terkirim
“amin, makasih dek” jawabnya
“huh singkat banget” gerutuku.
Sejak hari itu, setiap kupegang handphone tak lupa ku baca profilnya, dia pasang foto apa hari ini, statusnya apa.
Kagumku bukan dari gagahnya dia, tapi caranya bertutur kata, sopan dan ramah kepada mahasiswa.
Walaupun awal perkuliahan saya pernah shock, karena dialah dosen pertama yang tidak memberiku waktu istirahat disaat asmaku kumat.
Kupanjatkan doa di setiap shalatku, semoga beliau yang sudah menarik perhatikanku, bisa menjadi sosok KAKAK yang menjaga dan sayang padaku sebagai adiknya.
Amin..
Thank’s for Dosen Bolaku: Kak Andi Anshari Bausad (udah mau jadi inspirasiku)
Cerpen Karangan: Andi Mely Hairuddin
Facebook: Andii MeLyy
FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Nauraku Maafkanlah

Nora, dialah anak saudagar terkaya di kota ini, beruntung sekali pria yang dapat meminangnya, karena pasti kekayaan ayahnya akan diwariskan padanya, tapi harapan itu begitu jauh bagi Jimi, seorang petualang yang tak pernah tinggal lebih dari satu minggu di satu kota, dahulu dirinya hanyalah seorang penggembala hewan ternak di kota yang jauh, sampai pada suatu hari ia bermimpi bahwa ia akan menjadi seorang pedagang yang hebat, dan mulai saat itu ia menjual seluruh hewan ternaknya dan membeli barang-barang yang bisa ia jual kembali di kota lain dari kota lain.
Sudah sering Jimi mengunjungi kota ini, sering pula ia melihat Nora dari balik jendela rumahnya bak istana, tidak hanya sekedar melihat, Jimi sesungguhnya memendam rasa, tapi pikirannya selalu berusaha membuat padam api yang menghangatkan hatinya itu, ia hanya bisa tersenyum dari jauh ketika Nora mengetahui apa yang dilakukannya, begitupun sebaliknya.
Ia tak pernah berani untuk berbicara pada Nora sampai pada suatu hari Nora mendekatinya lalu duduk di sebelahnya, sambil menawarkan anggur Nora berkata “Siapa namamu? aku hanya melihatmu beberapa bulan sekali di kota ini, apakah kau seorang pedagang keliling?” Jimi terdiam, dia merasa bahwa ini hanyalah mimpi sampai Nora berkata kembali kali ini dengan nada yang sedikit tinggi “Hei! Mengapa kau diam?”, Jimi pun tersenyum sambil tangannya memetik beberapa buah anggur dari tangkai yang Nora pegang, “Aku Jimi, datang dari kota yang jaraknya kira-kira 2 hari di selatan, ya, aku seorang pedagang, adakah yang nona mau beli dariku?” Katanya sambil membuka tas dan mengeluarkan beberapa barang yang ia jual.
Matahari mulai tenggelam, tawa dan canda telah tercipta di antara dua makhluk yang indah itu, “Aku harus pulang, berapa harga parfum ini?” tanya Nora sambil mengangkat sebotol parfum berwarna ungu, “Apakah kau menyukainya?” Tanya Jimi, Nora pun menganggukkan kepalanya dengan senyum yang teramat manis berkembang di wajahnya, memberi jawaban bahwa ia sangat menyukainya. “Kau telah membayarnya tadi, pulanglah, parfum itu milikmu sekarang” “Sudah membayarnya? Aku tak membayar apapun sejak pertama aku bicara padamu, ayolah, berapa?” “Dua buah anggur yang teramat manis dan tawa canda yang melepaskan kelelahanku hari ini setelah perjalanan jauh, itu harga parfumnya” Kata Jimi lalu mereka pun tertawa bersama, “Terima kasih, tetapi tunggulah sebentar disini, aku akan kembali.” Kata Nora sambil berlari ke arah rumahnya dengan sebotol parfum di tangannya, tak lama ia kembali membawa sebungkus Roti, “ini untuk mu, harga untuk melepaskan kesepianku”. Dan malam memisahkan mereka pada hari ini, dan hari-hari setelahnya.
“Kau akan pergi ke kota lain hari ini?” Tanya Nora, “Tentu, Tidakkah tiga hari sudah terlalu lama, dan barang yang kujual di kota ini pun habis, aku telah membeli barang dari kota ini dan akan menjualnya lagi di kota lain.” “Akankah kau kembali? Bagaimana jika parfumku habis?” “Aku akan kembali satu bulan lagi, dan membawa parfum yang kau suka”. Kereta yang mengangkut Jimi pun berjalan, lambaian tangannya pun semakin menjauh, dan Nora pun kembali ke rumahnya, dengan kesepian lagi.
Bulan demi bulan berlalu, dan perasaan cinta mulai tumbuh seiring kali Nora menyusun botol-botol parfumnya yang telah kosong di dalam lemari kaca di kamarnya, “ini adalah botol keduapuluh tujuh” kata Nora sambil tersenyum sendirian sambil membayangkan esok Jimi akan datang mengusir kesepiannya sambil membawakan sebotol Parfum yang dinantikannya. Hampir setiap malam sebelum kedatangan Jimi, Nora selalu tak bisa memejamkan matanya hingga malam melarut, yang ada di bayangannya adalah senyum anak laki-laki petualang itu, ia tak mengerti apa yang sedang dirasakannya, yang ia tahu hanyalah bahwa ia sedang menanti rasa bahagia.
Seperti biasa, sehabis mandi, ia menyisir rambutnya di depan jendela kamarnya sambil menatap keluar, dan tak lama kemudian apa yang dinantikannya datang, Jimi.. Ya Jimi datang. Nora bergegas menghampiri Jimi yang sedang duduk di bangku panjang di depan rumahnya, Jimi pun tersenyum sambil mengeluarkan sebotol parfum, tapi kali ini Nora tak hanya menantikan parfum, kini ia merasa juga menantikan Jimi, ya, hatinya kini telah penuh dengan Jimi, ia ingin semua orang tahu bahwa ia dan Jimi adalah orang dekat, lebih dari teman, “Jimi, kini aku tak merindukan parfummu lagi” kata Nora, dan mendadak senyum jimi memutar 180 derajat, “lalu mengapa kau menghampiriku dengan tatapan dan senyummu yang teramat manis ini?” “Aku tak merindukan perfum itu seperti aku yang sangat merindukan parfum itu waktu lalu, kini aku lebih merindukan kehadiranmu disini” Kata Nora diiringi Jimi yang tertawa, Mereka pun bercanda hingga seperti biasa, malam menjadi pengakhir dari kebahagiaan ini.
“Tidakkah kau berkata bahwa ini hampir gelap dan kau harus segera pulang, Nora?” Kata jimi, “Mau kah kau ikut denganku pulang? Dan memperkanalkan dirimu pada orangtuaku?” Nora menumpukkan tangannya yang kiri di atas tangan jimi yang menggenggam tangan kanannya. Jimi menatap Nora dalam, tak ada keraguan dari matanya, dan itu membuatnya yakin, kemudia Nora masuk ke rumahnya, dan Jimi pun mengikuti, Nora memperkenalkan Jimi pada kedua orangtuanya, mereka makan malam bersama-sama.
Namun, ada sesuatu yang terlihat tidak seperti seharusnya disini, Jimi merasa Ayah Nora tak menyukainya, tidak seperti ibunya yang bersikap ramah padanya, Pria dewasa itu tak menunjukkan sedikit pun senyum padanya, ia merasa bahwa ini adalah sebuah kesalahan, memang seharusnya ia tak berada disini, di tempat yang lebih tinggi dari kehidupannya. Suasana masih terasa baik-baik saja sampai pada saat Ayah Nora bertanya “Adakah maksud tertentu kau mendekati putriku? Lebih cakkah ia dari hartaku?” seketika semua berhenti menikmati makanannya, kedua wanita yang ada disana saling menatap dan menatap wajah-wajah dua prianya. “Kiranya semua yang kulakukan ini hanya untuk melepas lelah dari perjalanan jauh, namun cinta menghampiri kami, sampai pada saat ini, dan prasangka buruk memukulnya, hingga kini cinta berdarah. Maaf, tuan, tidakkah pantas bagi seorang pedagang kecil yang tak mempunyai apa-apa menikmati makan malamnya di atas meja yang sama dengan saudagar kaya bersama keluarganya.” “Pantaskah? Kau mengerti anak muda, maka ikutilah hatimu.” “Selamat malam, terima kasih.” Kata Jimi sambil bangkit dari duduknya, lalu pergi meninggalkan seorang pembunuh yang membunuh semua perasaannya dan dua orang yang bersedih karena menyaksikan drama.
Keesokan harinya, ketika Jimi sedang menawarkan barang dagangannya, datanglah Nora, kali ini bukan senyum yang berkembang di wajahnya, namun air mata yang membasahinya. Jimi pun menghentikan apa yang telah dilakukannya, ia mengajak nora untuk duduk di sampingnya, “Jimi, maafkanlah ayahku, ia hanya terlalu takut untuk melepas anaknya, yakinkanlah ia, dan kita bisa bersama-sama, seperti janji-janji yang telah kita buat, bukankah kau kita pernah berjanji akan bersama-sama?” Tangan nora menggenggam erat tangan kekasihnya itu, begitupun sebaliknya, “Janji dan mimpi ini terlalu manis, kekasih, kita akan tetap bersama, terperangkap dalam perasaan cinta yang sama, dimana hanya ada kau dan aku disana, tapi biarkan raga ini hidup seperti seharusnya, kau jauh terbang tinggi, dan aku akan tetap berenang di bawah”. Lagi-lagi malam memisahkan mereka.
“Bukankah baru dua hari kau berada disini? Mengapa kau ingin pergi lagi? Kulihat barang-barangmu masih penuh, hanya sedikit yang terjual kemarin karena aku mengganggumu, maafkanlah.” Kata Nora sambil melihat Jimi yang sedang mengemasi barangnya. “Kau tak perlu meminta maaf, kau tak akan menggangguku lagi, begitupun sebaliknya.” “Maksudmu? Apakah kau akan kembali?” tiba-tiba suara seorang pria dewasa yang tak asing hadir di tengah pembicaraan mereka, “Biarkan dia pergi putriku, biarkan ia mencari kekayaannya, dan kau anak muda, kembalilah jika kau sudah merasa setara denganku, maka tak ada lagi keraguan dan penghalang atas perasaan cintamu pada putriku.” Kata Ayah Nora. “Tuan, jagalah putrimu, jangan biarkan ada cinta yang padam lagi karenanya, aku akan kembali seperti katamu suatu hari nanti” Kata Jimi, “Dan ini untukmu, Noraku, kau tak perlu lagi merindukanku atau parfumku, letakkan saja batu itu pada sakumu, terima kasih.” Jimi pun bergegas masuk ke dalam keretanya, ia tersenyum, tapi tak ada yang membalasnya kecuali air mata.
“Hari ini Jimi pasti datang, bu, percayalah.” Kata Nora pada ibunya sambil terus menatap keluar jendela, mereka berdua terus menanti, namun sampai senja datang, seorang yang dinanti tak kunjung datang. “Nora, ayolah kita makan malam, mungkin esok hari Jimi datang, mungkin ia terlambat.” Kata Ibunya, Nora pun mengikutinya, namun keesokkan harinya tak ada yang berbeda, tak ada yang datang merindukannya, dan mulai hari itu semuanya terasa seperti saat lemari di kamarnya masih kosong, tanpa botol-botol indah yang menghiasinya, ia kehilangan bunga senyumnya, tawanya, candanya, juga separuh dari dirinya.
Sepanjang hari hanya ada kerinduan yang membuat setiap pergeseran matahari terasa begitu perih, kini botol-botol parfum yang telah kosong itu mulai berdebu, Nora tetap tak bisa beranjak dari perasaan ditinggalkan, tetapi ia percaya bahwa Jimi juga merasakan sakit ini, bahkan mungkin Jimilah yang lebih terluka, penghinaan yang secara tidak langsung itu adalah yang lebih menyakitkan dari pukulan seorang ahli bela diri atas sayatan pedang seorang ksatria, perasaan direndahkan yang membuat seekor burung yang terbang terjatuh karena angin kencang yang mematahkan sayap-sayapnya diudara.
“Harusnya sudah ada duapuluh satu botol kosong lagi yang aku pajang disini, tapi tak ada sekarang, dan aku masih tetap merindukannya.” Kata Nora berbicara pada lemari kacanya, di tengah kerinduannya, ia mendengar ribut-ribut di luar, Nora melihat ke luar jendela, Seekor kuda yang menarik kereta yang tampak mewah berjalan memasuki kota, mata orang-orang di sekitar tertuju pada benda itu, kuda itu berhenti di sebuah rumah makan di depan rumahnya, tak lama kemudian, seorang laki-laki dengan berpakaian bagai seorang kaya turun dari kereta itu, Nora kaget, orang itu tak asing baginya, hanya sekarang ia terlihat lebih bersih, rapih, dan sangat tampan. Itu Jimi.
Ia segera menghampiri ayahnya, dan berkata apa yang terjadi di luar, ayahnya sungguh tak percaya dan menduga bahwa apa yang dilihat putrinya itu adalah orang lain. Bersama putrinya segera ia pergi menuju rumah makan yang dimaksud, alangkah terkejutnya ia kini, melihat Jimi yang tampak seperti saat ia muda dulu, bahkan Jimi lebih terlihat menawan dibanding dirinya. Jimi sedang mengantarkan barang pesanan yang dipesan pemilik rumah makan itu yang juga seorang yang kaya raya, ia memesan sebuah patung emas yang sangat mahal. Setelah itu Nora dan ayahnya menghampiri Jimi, Jimi pun tersenyum, dan menyapa mereka dengan sangat ramah, lalu Ayah Nora mengajak Jimi untuk makan malam bersama dirumahnya, tentu saja Jimi menerimanya.
Di meja makan mereka berbincang-bincang tentang apa yang membuat Jimi bisa menjadi seperti sekarang, Jimi menceritakan bahwa tak ada yang luar biasa, ia hanya menjalani hari-harinya, mungkin tuhanlah yang lebih tahu mengapa ia bisa seperti ini sekarang, di tengah perbincangan mereka, Ayah Nora kembali membuat semua orang yang makan di meja itu terdiam, persis seperti malam kemarin ketika pertama kali Jimi duduk di kursi yang sama, Pria itu berkata “Sekrang anak muda, kini kursimu lebih tinggi dariku, dan kini kau berhak mendapatkan apa yang ada di bawahmu, maka ungkapkanlah apa yang kau ungkapkan kemarin, dan milikilah apa yang ingin kau miliki.” Semua orang terdiam, terlihat di wajan Nora, senyuman kecil tak lepas yang bergetar tetapi masih nampak manis seperti anggur dari tangan putri saudagar kaya.
“Tuan, tidakkah kau merasa kau masih tetap setinggi apa yang lebih tinggi dariku, maka jagalah apa yang kau miliki, dan biarkan ketakutanmu tetap memeluknya erat, karena saat ini aku telah diterima orang yang mampu menerimaku apa adanya, yang kini memilik kesusahanku dan menikmati kesenanganku, jikalau tuan merasa tak pantas aku duduk disini lalu berbicara seperti itu, maka ungkapkanlah.” Kata Jimi, dan semuanya terdiam, seketika senyuman di wajah Nora menghilang bagai kabut yang disiram hujan, “Maukah kau terima apa yang ku beri walau harus aku memohon?” “Tuan tak perlu memohon, berdirilah dengan lantang, jagalah apa yang tuan takutkan.” Setelah itu Jimi bangkit dari tempat duduknya, dan pergi meninggalkan tiga orang dalam kesedihan.
Sejak saat itu, tak ada cahaya dalam hati Nora, tak ada yang bisa menghentikan darah yang mengalir dari lukanya, kepedihan ditinggalkan memang tak lebih pedih dari kepedihan direndahkan dan dihina, tetapi kepedihan ditinggalkan akan lebih lama dan abadi dari segalanya sampai ada seseorang yang menerima apa adanya, sementara kepedihan direndahkan dan dihina akan bangkit dan menggapai cahaya.
Cerpen Karangan: Zikri Ari Santoso
Blog: Jipozipo.blogspot.com
Nama: Zikri Ari Santoso
Tempat dan Tanggal Lahir: Jakarta, 8 Juli 1995
Twitter: @jipozipo
E-mail: zikri.santoso13[-at-]gmail.com
Penulis Cerpen ulat anggur dan mawar putih

Sunday, July 14, 2013

Sejarah Madiun

Pada Zaman Jepang daerah ini menjadi Madiun Shi yang diperintah oleh seorang Shi Tjo dan mempunyai wilayah 12 Desa, setelah Proklamasi Kemerdekaan, dengan berlakunya Undang-undang Nomor 22 tahun 1948, maka Madiun Shi diubah menjadi Kota Besar Madiun dengan wilayah 12 Desa dibawah perintah Walikota. Kemudian demi pemerataan wilayah berdasar UU Nomor 22 tahun 1948 maka menurut Surat Keputusan Nomor 16 Tahun 1950 Kotapraja Madiun diperjuangkan diperluas dengan mendapat tambahan dari Kabupaten Madiun yaitu 8 (delapan) Desa yakni Demangan, Josenan, Kuncen yang semula berstatus speerti Desa Perdikan Taman, Banjarejo, Mojorejo, Rejomulyo, Winongo dan Manguharjo. Kemudian dengan berlakunya Undang-undang Nomor 1 tahun 1957 sebagai pengganti Undang-undang Nomor 22 Tahun 1948, Kota Besar Madiun berubah menjadi Kotapraja Madiun dengan wilayah 12 desa dan diperintah oleh seorang Walikota, selanjutnya berdasar Undang-undang Nomor 24 Tahun 1958 diadakan perubahan batas-batas wilayah Kotapraja Madiun, kerena mendapat tambahan wilayah sebanyak 8 (delapan) buah desa dari Kabupaten Madiun, sehingga wilayah Kotapraja Madiun menjadi 20 desa. Pelaksanaan perubahan batas-batas ini diadakan pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 1960 bertempat di Kabupaten Madiun oleh Walikota dan Bupati. Kemudian dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 1965 sebagai pengganti Undang-undang Nomor 1 tahun 1957, Kotapraja Madiun diubah dengan Kotamadya Madiun dengan wilayah 20 desa dan diperintah oleh Walikota Kepala Daerah.
Selanjutnya dengan berlakunya Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah, sebagai pengganti UU Nomor 18 tahun 1965, maka Kotamadya Madiun berubah menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Madiun, dengan wilayah 20 desa dan istilah Walikota Kepala Daerah Kotamadya Madiun diubah menjadi Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Madiun. Dalam Tahun 1979 atas persetujuan DPRD Kotamadya dan Kabupaten Daerah Tingkat II Madiun, diusulkan pemekaran daerah Kotamadya menjadi 27 Desa/Kelurahan. Dimana terhitung mulai tanggal 18 April 1983 wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Madiun yang semula terdiri dari 1 Kecamatan meliputi 20 Kelurahan dengan luas 22,95 KM2 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 1982 dan Surat Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur Nomor 135.1/1169/011/1983 tanggal 19 Januari 1983 bertambah menjadi 7 desa yang berasal dari Kabupaten Daerah Tingkat II Madiun yakni Desa Ngegong, Sogaten, Tawangrejo,Kelun, Pilangbango,Kanigoro dan Manisrejo), sehingga luas wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Madiun menjadi 33,92 KM2 terdiri dari 3 Kecamatan dengan 20 Kelurahan dan 7 Desa dimana masing-masing kecamatan terdiri dari 9 Kelurahan/Desa.

Profil Angelica Faustina



Angelica Faustina

ANGELICA FAUSTINA

Perempuan
09 Juli 1986, Jakarta
PERSONAL
Angelina Faustina, berawal dari tampilnya dara kelahiran Jakarta, 9 Juli 1986 di salah satu tayangan FTV produksi Trans TV, ia memasuki dunia hiburan tanah air. Secara tidak sengaja, Angel, demikian ia biasa dipanggil, ditawari untuk bekerja di stasiun televisi tersebut. Kesempatan itu tidak ia sia-siakan, karena ia memang memiliki obsesi menjadi sutradara.

KARIR
Semenjak tampil di FTV pula, lulusan London School Jurusan Marketing ini juga kerap ditawari peran-peran akting lainnya. Sebut saja, SUCI, DOAKU HARAPANKU dan JULIA JULEHA adalah beberapa sinetron yang pernah ia perankan, meski belum pernah menjadi pemeran utama.

Angel yang menjabat sebagai staf Production Assistant ini akhirnya kebagian peran utama. Kesempatan itu datang saat tawaran membintangi serial ANGEL'S DIARY. Bagi Angel, memiliki peran ganda di depana dan di belakang layar adalah tantangan tersendiri.

Setelah sukses dalam serial ANGEL"S DIARY, Angel juga membintangi serial ARTI SAHABAT SEASON 2, dimana dia berperan sebagai Nadya.

SINEMATOGRAFI
Film
* SUCI
* DOAKU HARAPANKU
* JULIA JULEHA


Sinetron
* ANGEL'S DIARY 
* ARTI SAHABAT SEASON 2
 

Sunday, December 16, 2012

Perlakukan Pasangan Sebagai Suami

Pacaran merupakan saat-saat terindah, karena di sinilah sifat-sifat romantis tercipta. Ketika memasuki gerbang pernikahan, perlahan-lahan romantisme dan berbagai perbuatan manis ini akan berkurang atau justru menghilang. Hal ini antara lain disebabkan para suami yang merasa bahwa Anda sudah jadi miliknya, sehingga tidak perlu diperjuangkan kembali.
Kesalahan pandangan inilah yang bisa membunuh romantisme, dan tak jarang menyebabkan sering terjadinya pertengkaran atau bahkan perceraian. Padahal sebenarnya menurut konsultan pernikahan Indra Noveldy, keromantisan dalam rumah tangga sangat diperlukan untuk mempererat dan mengharmoniskan hubungan rumah tangga.
"Ketika memutuskan untuk menikah, maka kita harus berkomitmen untuk hidup bersamanya selama sisa hidup kita. Tak jarang ada rasa bosan, maka beragam kejutan yang romantis bisa digunakan untuk menghidupkan rasa cinta kembali seperti ketika pacaran," jelas Indra dalam acara yang diadakan Molto di City Plaza, Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurut Indra, ketika menikah banyak pasangan yang tidak menjadikan pasangan hidupnya seperti kekasih yang harus dijaga setiap saat agar tidak berpaling. "Seorang pasangan yang harmonis haruslah memiliki pasangan yang diperlakukan dengan kriteria PISIK," bebernya.
PISIK merupakan kepanjangan dari partner, istri, sahabat, ibu, dan kekasih. Hal ini tentu tak terbayangkan oleh kebanyakan pasangan menikah yang hanya memperlakukan pasangan sebagai istri dan ibu dari anak-anak saja. Kesalahan ini tidak hanya dilakukan pria terhadap istrinya, tapi juga perempuan terhadap suaminya.
1. Partner. Dalam kehidupan, setiap orang akan mengalami jatuh bangun. Sudah selayaknya ketika menikah, pasangan menjadi partner yang siap membantu untuk menghadapi setiap masalah yang dialami. Setiap hari Anda selalu bersama dengannya di rumah, maka pastikan bahwa pasangan adalah partner yang terbaik untuk menjalani hidup dan mengatasi masalah bersama-sama, baik masalah keluarga, pribadi, maupun pekerjaan. Ketika menjalani kehidupan rumah tangga sebagai partner, hal ini menjadi suatu bentuk romantisme tersendiri.
2. Istri/suami. Saat menikah, status seseorang pasti akan berubah dari kekasih menjadi istri atau suami. Sudah sepantasnya jika pasangan diperlakukan seperti "jabatannya", yaitu sebagai istri ataupun suami dalam kehidupan rumah tangga. Dengan adanya rasa menghargai dan menghormati sesuai "jabatannya", masalah rumah tangga bisa diminimalisasi.
 3. Sahabat. Setiap orang pasti memiliki sahabat tempat mencurahkan semua perasaan, cerita kehidupan, sampai problem yang dihadapi. "Dengan adanya sahabat, setiap masalah pasti akan terasa lebih cepat selesai, dan perasaan menjadi lebih lega," tambahnya. Dengan memperlakukan pasangan sebagai sahabat terbaik, tidak ada lagi hal yang ditutupi dari pasangan, sehingga komunikasi akan terjaga baik.
4. Ibu/Ayah. Salah satu kriteria pasangan hidup yang dicari adalah, pasangan yang lebih dewasa dan mampu mengayomi Anda untuk menjadi orang yang lebih baik. Tak salah jika kita mencari figur ibu atau ayah dalam diri pasangan, dan memperlakukannya seperti itu terutama ketika sudah memiliki anak.
5. Kekasih. Sebagian besar pasangan melupakan status istri atau suami sebagai kekasih. Padahal, meski sudah berstatus sebagai istri atau suami sebaiknya kita tidak menghilangkan perasaan terhadap pasangan sebagai kekasih. Dengan menjadikan pasangan sebagai kekasih, Anda pasti akan berjuang sekuat tenaga untuk membahagaiakan pasangan, dan menekan pertengkaran dengan hal-hal romantis yang dilakukan.
"Perlakukan pasangan sebagai kekasih seumur hidup yang harus selalu dipupuk cintanya agar semakin tumbuh. Karena cinta sebenarnya juga butuh diisi ulang, caranya dengan memperlakukannya seperti kekasih dan melakukan hal romantis," pungkas Indra.

Negara Online

Site Info

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net SEO Stats powered by MyPagerank.Net